Rabu, 03 Juni 2015

Persahabatan Indah karena Allah


Bismillah..

Hampir setahun, aku meninggalkan memori lamaku.
Hampir setahun, aku bergelimang dengan dunia baruku.
Hampir setahun, aku berpijak diatas lumpur.
Hampir setahun, imanku nyaris lumpuh.
Hampir setahun, aku melebur bersama segala bebanku.

Langit cerah kini bukan milikku lagi, aku hampa.
Ironis sekali, tak ada perkembangan  dalam hidupku.
Aku mampu berpijak, akan tetapi tak semudah yang dibayangkan.
Selama ini aku hanya berusaha untuk tegak, tidak lebih dari itu.
Tidakkah terjatuh? Jangan kau tanya lagi, aku sering mengalaminya.
Aku mampu, akan tetapi aku lemah.
Aku yakin, akan tetapi aku rapuh.
Aku tetap bersyukur, Allah menghempaskanku.
Aku tetap bersyukur, Allah menguatkanku.


Dikala rindu, aku sering membaca beberapa surat dari temanku disana.
Hari itu, hari dimana seluruh langit mendung, seluruh atap berderai tangis. Aku akan selalu mengingat memori pilu itu.
Mereka yang mengerti bagaimana baik burukku, mereka yang mampu menerima kekuranganku, mereka yang mampu menegurku ketika dalam kekhilafan.
Aku mencintai mereka karena Allah! Tidak ada persahabatan yang paling indah, seindah persahabatan karenaNya.


          Bismillah..
          Rabu, 25 Juni 2014
         Aulia Hanna

              Assalamu’alaikum ukhti..
Insan, afwan atas semua kesalahan ana selama ini. Ana belum bisa menjadi teman yang baik buat anti, yang seharusnya ada setiap anti membutuhkan, dan ada ketika anti sedih maupun senang.
Sebenarnya ana tidak ingin menangisi kepergian anti, tetapi entah mengapa air mata ini keluar tanpa rencana sebelumnya, air mata ini senantiasa menetes tanpa ada perintah.
Satu yang ana pesankan untuk anti, “Istiqomah”
Satu kata itu selalu ada di dalam wasiat seseorang ketika ditinggal pergi oleh temannya. Sebab, kita tidak bisa menjamin keistiqomahan seseorang. Allah Maha Membolak balikkan hati seseorang. Jika Allah berkehendak, Allah bisa membalikkan hati seseorang kepada kemungkaran bagi hambaNya yang tidak beriman.
Tetap jaga sholat malam dan sholat dhuha!
“Sesungguhnya kesuksesan seseorang di waktu tua, dilihat dari ikhtiarnya di waktu muda”
“Mendekatlah kepada Allah, maka Allah akan mendekatimu, dan ingatlah kepada Allah, maka Allah akan senatiasa mengingatmu”
Terimakasih atas semua nasihat nasihat anti, anti sudah menjadi teman yang baik buat ana. Entah dimana ana bisa bertemu dengan orang seperti anti. Syukron.
Wassalamu’alaikum..



6th room
Wednesday, 25 June 2014
In the name of Allah..

Mba insan, numpang coret-coret ya? Ica tau kok mba insan udah bosen baca tulisan ica yang gak karuan ini, tapi ica juga tau pasti ntar mba insan bakal kangen sama tulisan ica yang selalu terpajang di papan tulis kelas :p
Apa ya? Ica gak sejago mba insan buat nyusun kata-kata -,-“
Kita flashback aja ya~ ayo siap-siap cemilan!! >,<)/

Pertama kali ica lihat wajah mba insan..ica nggak bohong! Mba insan seperti orang-orang kutu buku yang pendiem, lugu, nan polos! Waktu itu mba insan lagi pegang elfata baru yang pengen pake banget ica baca! Tapi karena ica yang pemalu ini akhirnya gak berani deh minjem ke mba insan. Hehe v(>,<)v
Dan setelah beberapa hari kemudian..jeng jeng jeng!!! Baru deh wujud asli mba insan keluar! Emang dasar muka mba insan gak mendukung kelakuannya =.=)


Oke lanjut..’o’)9
Yang ica tau..mba insan itu pemimpin kelas yang baik. Ya..namanya juga orang koleris ya?? Jadi kangen kelas X-G! ^,^) apalagi pas kita rame-rame ngehias kelas ampe malem~ ckck, tyas juga masih ada. Ustadzah ulwah juga.. duh, kangen banget T^T).. oh iya sama ocha juga deh~ pengen ngumpul lagi kayak dulu..
Dulu kelas satu..disaat tidak ada banyak orang yang melakukan, ica sama mba insan mulai puasa daud bareng. Inget nggak?? Kalo buka puasa didepan ghurfah mba insan wkwk. Gak nyangka sekarang angkatan kita udah banyak banget yang ikut puasa daud. Semoga pahalanya ngalir terus yaa.. ^o^) Amin~
Apalagi ya?? ‘-‘)/
Dulu, ica pernah nangis malem malem sampe bengkak matanya..terus tiba tiba dikasut ica ada surat. Sebenernya sih nggak ada nama pengirimnya. Tapi kayanya itu dari mba insan deh~ inget nggak? Kalo enggak yaudah -,-)
Dulu setiap pagi ica sukanya teriak manggil mba insan nanya jadwal pelajaran. Eh kelas dua mba insan malah yang suka nanya jadwal ckckck~
Trus kalo lagi dikelas, pas farah lewat, pasti manggil mba insan dengan suara hidungnya “mba insaaaaan~” hahaha~
Ica lupa lupa ingetnih @_@) kebanyakan memori jadi lupa semua. Pokonya kelas 1 itu masa masa suka duka banget buat ica. Semua yang deket sama ica pergi begitu saja TwT).. tega banget kan?? #nahlomalahcurhat
>> Farah, Ocha, Rima, Aisyah <<
Gak nyangka ternyata mba insan juga ikut sama mereka. Mba insan jahat ah~ ;~;)

Masuk kelas dua.. ternyata ica masih ditakdirkan hidup disini..segurfah sama beberapa anak X-G yang tidak diragukan lagi kehebringannya!
Ghurfah 6 : with teteh, umi, ida, rara, hanifah, mba nanda, mba mala, zulfa, dila, mba insan, wahda, fitri, venny, nisa eka, resek nia + mba ziyah
Walaupun penuh kekurangan dan kelebihan, tapi ica bersyukur dapet ghurfah ini~ ^o^)b the best lah pokoknya!

Kelas XI-D~ ya ampun ni kelas sepiii banget! Beda sama kelas X-G dulu yang kayak pasar! Dari 30an orang jadi 19. Ditambah kak isti jadi 20, dikurangi syifa jadi 19 lagi. Terus mba insan sama kakak isti mau pindah, jadi 17 orang gitu?? Sekalian aja 6 orang lagi pindah trus kelas D bikin klub sepak bola! Ya ampun gak kebayang sepinya ntar jadi gimana-_-“ kasihan abu aufa kehilangan seorang iin dan syaikhah kehilangan salah satu murid kesayangannya~ ‘-‘)/” pukpukpuk

Um apalagi ya? Apalagi nih?
Oiya! Halaqah tahfidz! Inget gak dari awal masuk sampe ganti2 halaqoh teteeeep aja bareng! Pas sama fina, teh iqoh, usth ismi, mba dedeh, mba nismuf wkwk. Sampe bosen liat wajah abstrak mba insan! v(^0^)v tapi gak apa apa deh, kan sehati?! #sakitperutjadinya
Banyak kejadian yang udah terjadi..ica gak mau nulis semua, capek-,-“ matanya masih sembab banget pula! Dari siang nangis ga jelas di aula SW bertiga bareng alifya~ ckck. Nyuruh ambil tisu ke orang terus lanjut nangis lagi. Kayaknya habis itu pabrik tisu kaya raya deh~ -_-)/

Udah laah ica udah capek, gak disiapin cemilan pula! -,-
Ica titip pesen aja buat mba insan!
Jangan suka marah marah! Mba insan jelek lho kalo marah. Makanya jangan suka ngomel2, kalo ngomong pelan pelan, yang lembut.. Rasulullah aja nasehatin orang supaya jangan marah sampe 2 kali berturut turut! Jadi inget inget ya! Jangan suka marah marah! \_/)b
Udah deh itu aja..mata udah 5 watt, tulisannya udah nggak berbentuk juga~ ica minta maaf deh, ica tau banyak salah..namanya juga manusia kan? :v #alesanbangetdeh
Salam buat kaffa unyu unyu untul untul wkwk. Baik baik ya disekolah baru! Jangan sering2 gak jelas entar orang2 pada ilfeel :p haha
Jangan sombong lho! Masih ada no.hp ica kan? Hafalin kalo perlu! #gakpentingbgt
Keep istiqomah >o<)9

Kawan..
Terkadang takdir itu memang memaksa kita untuk tersenyum.. sepahit apapun itu, seasin apapun takdir itu..
Karena takdir itu bukan penentu kebahagiaanmu.
Kebahagiaan akan ada bukan untuk ditunggu, tetapi untuk diciptakan..
Percayalah bahwa semua ini adalah jalan yang terbaik dariNya. Jadi, hapus sisa air matamu. Karena tangis tak dapat mengembalikan waktu
Kawan..
Di tempat ini atau dimanapun itu, kau tetaplah sama.
Jadilah dirimu..
Kau punya pendirian yang kuat, tegaklah diatas ilmu. Seperti pohon yang menegakkan dirinya diatas bukit, atau setidaknya seperti jalan setapak yang sempit tapi mengarahkan orang-orang menuju mata air.
Cukuplah Allah sebagai pelindungmu..
Tetaplah istiqomah, jadilah cahaya bagi sekelilingmu
Last but not the least
Uhibbuki fillah \(^o^)/


Rabu, 25 Juni 2014
10:08 PM
Kamar 6 ICBB, Yogyakarta

Bismillah..
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Teruntuk : Teman Baikku, Imaji Insani Panuntun Generasi

Genap 3 tahun, kau bertahan disini, teman.
Ditempat ini, kau menuliskan sejarah bersama kami.
Dari awal kedatanganmu, hingga saat ini. Menjalani hari-hari bersama, dengan canda tawa ataupun duka. Mencari ilmu syar’i untuk ditelaah dalam kehidupan. Menjadikannya ikhlas, dalam ukhuwah kita.

Kau begitu terkenang untuk kami, teman.
Kau datang dengan sifatmu, yang mungkin sulit untuk diterima oleh beberapa dari kami. Dengan semua caramu, yang membuat kami mengerti, bahwa itulah caramu. Itulah dirimu, itulah sifatmu, itulah jalan pikiranmu.
Kau menghiasi hari dengan ilmu yang telah kau terima. Kau selalu mengingatkan kami, dikala kami sedang terjerumus dalam kekhilafan. Kau menjalankan amanah, tanpa melihat siapa dia dan darimana ia datang. Kau adalah seseorang yang sangat kuat untuk berargumen. Kau adalah sosok tegas untuk kami. Kau juga selalu ikut andil dalam setiap masalah. Kau adalah pemerhati orang-orang, dan kau..lebih dati kata-kata yang tak mampu tertuliskan diatas kertas ini.

Tersisa beberapa jam lagi, beberapa menit dan beberapa detik.
“Kau akan pergi meninggalkan tempat ini dan..kami”
Yang entah kapan kita akan bersatu lagi seperti malam ini. Duduk bersua berbagi cerita, canda tawa, dan kesedihan. Hidup bersama dalam satu titik, dari membuka mata sampai menutup mata. Menunggu datangnya hari dimana kita akan kembali ke rumah orang tua. Melakukan aktivitas bersama-sama di tempat ini. Tempat kita mencari ilmu agama dan tempat kita mengukir semasa SMA.

Teman,
Tak terasa, engkau pergi lebih cepat dibanding apa yang kita angan-angankan bersama.
Tak terasa, wajah ceriamu itu tak terlihat lagi nanti.
Suara khasmu tak terdengar lagi. Tawamu tak bersama-sama kami lagi. Sosokmu tak lagi bisa tersentuh oleh kami.
Kenyataannya,
“Kami akan akan kehilangan salah satu dari kami, teman..”

Teman,
Kepergianmu itu telah tertulis di atas Lauh Mahfuzh
Mungkin, inilah jalan yang telah Rabb kita pilihkan untukmu
Mungkin, inilah yang terbaik untukmu
Terimalah itu semua dengan senyum keikhlasan. Sesungguhnya, kamipun akan tersenyum atas kebaikanmu dibalik derasnya airmata kehilangan.

Pesanku untukmu :
  • Jadilah engkau wanita sholehah yang berguna bagi keluarga dan ummat, yang berdiri diatas keistiqomahan agama, yang menerangi kegelapan dengan cahaya islami, yang menjadi mutiara diantara kotoran-kotoran, yang terbaik diantara yang baik-baik 
  • Manfaatkanlah waktumu sebaik mungkin 
  • Tetap berusaha untuk berubah menjadi lebih baik 
  • Jangan lupakan kami disini, jangan lupakan hari-hari dengan kami, kenangan-kenangan, dan kisah kita bersama 
  • Jadilah dirimu sendiri! Fighting!! 
  • Maaf ya, kalo aku punya salah, aku tau kok salahku banyak hehe..
Terimakasih atas nasihat-nasihat dan masukanmu untukkku. Semoga aku bisa mengamalkannya. Amin..

Wassalam..
Tertanda, pink
Vennisa Zahrodhita Widura
14-10-97
 Tambahan : ingatlah pesan ummu yasir yang satu ini, “Jadilah kau yang mewarnai orang lain”



Rabu, 25-6-2014
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Langsung aja ya..
Gimana kabarnya mba insan? Semoga selalu baik-baik saja ya, amin.
Mba insan, maaf ya selama ini zulfa buat mba insan marah, kecewa, dll
Makasih atas segalanya..
Makasih udah mau kasih zulfa semangat..
Makasih udah mau ngingetin zulfa..

Zulfa minta maaf, mba insan pasti capek kan ngingetin zulfa?
Mba insan..
Terimakasih udah mau menerima segala kekuranganku..
Terimakasih udah mau menjadi temanku apa adanya..
Mba..
Zulfa sedih banget atas kepergian mba insan. Mungkin ini yang terbaik untuk mba insan.
Tetap semangat menjalani kehidupan ini
Tetap sabar menghadapi ujian ini
Inilah rintangan yang harus kita hadapi
Masih banyak rintangan yang lebih berat
Ini belum seberapa mba..
Mba makasih banyak atas segalanya..
Semoga kebaikanmu dibalas oleh Allah berlipat-lipat di akhirat kelak, amin.
Jangan lupain zulfa yah..

-your best-


25-6-14
Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Apa kabar iman? Masihkah ia karang?
Berdiri tegar walau ombak lautan menerjang?
Apa kabar hati? Masihkah ia embun?
Merunduk tawaddhu’ dipucuk dedaunan?
Apa kabar ihsan? Masihkah ia matahari dan bulan?
Selalu mengiringi setiap perbuatan yang engkau lakukan?
Apa kabar wahai saudariku? Semoga Allah senantiasa menjagamu di setiap amal perbuatan yang engkau lakukan~

Maaf. Itu kata pertama yang bisa kuucap. Maafin alif atas segalla kesalahn, kekhilafan, dan kebodohan yang alif lakukan. Insan pasti tau, kata itu adalah kata yang paling sulit diucapkan oleh orang koleris, karena mereka merasa dirinya selalu benar.
Namun sesungguhnya, manusia tempatnya salah dan lupa. Oleh karena itu, maafkan manusia ini ya =). Maaf juga, alif belum bisa jadi temen yang baik buat insan. Untuk masalah kebalikannya, jauh sebelum insan ucap, alif udah maafin ^^

Terimakasih. Itu kata kedua yang bisa kuucap. Terimakasih karena insan udah jadi temen alif yang baik. Insan tahu? Alif bangga banget punya temen kayak insan. Insan selalu mengingatkan orang lain tanpa pandang bulu. Seberapa ratusnya jatuh kepada alif. Alif sampe gak tau berapa terimakasih yang harus alif ucap untuk segala kebaikan, nasehat, dorongan, dan lain sebagainya untuk insan.

Suatu saat nanti, kita pasti rindu masa-masa kebersamaan kita. Kita yang selalu bikin kelas hebring, membuat orang lain tersenyum bahkan tertawa. Alif berharap insan tidak melupakan hal itu. Buatlah orang lain bahagia selagi bisa, insan ^^
Tetaplah istiqomah ya san! Alif yakin insan pasti bisa melakukan hal itu. Tetap semangat belajar, menggapai segala cita-cita yang anti miliki ^^)9 tetap menjadi insan yang tangguh, tegar! Jangan lupa jadilah orang yang sabar.

Sebenarnya begitu banyak hal yang ingin kuucap. Jauh di pangkal, lidahku sudah kelu tuk mengucap semua itu begitu butiran airmata jatuh membasahi kedua pipiku. Aku tak tahu begitu berat bagimu untuk meninggalkan kami. Begitu pula sebaliknya, sulit bagi kami untuk melepasmu. Jauh sebelum hari rabu tanggal 25 juni tahun 2014 ini, alif ngeliat insan diam, tertekan. Ingatkah alif selalu bertanya, “insan kenapa? Kok murung terus sih keliatannya?” insan selalu menjawab, “gak lif, ana gak apa”. Sebenernya bukan itu jawaban yang alif butuhkan. Tapi alif tahu pasti ada sesuatu. Dan pada hari ini pertanyaanku dijawab bulat oleh kepergianmu.

Insan pernah bilang alif adalah orang yang pintar memanipulasi. Itu salah! Insanlah yang paling jago melakukan hal itu! Bagaimana seorang insan bisa bertahan disekolah ini tanpa ridho dari ayahnya? It’s amazing! Satu hal lagi..alif bener bener bangga punya temen kayak insan ^^). Oiya, foto-foto kita disimpen baik baik yaa. Jangan lupa kirimin ke WA alif 0856844xxxx. Okey?!

Salam sayang dan rindu selalu untukmu! Aku selalu berdo’a yang terbaik untukmu, sampai berjumpa di waktu yang Allah takdirkan untuk kita~


Alifya
D.M.P


Teruntuk sahabatku insan ^-^)9
Sahabatku..
Berat hati ini untuk melepasmu..
Habis air mata ini untuk berpisah denganmu..
Sakit hati ini mendengar kabar perpindahanmu..
Sungguh berat bagiku menerima kenyataan ini..

Insan,, sebelumnya cha mau minta maaf atas segala kesalahan cha selama ini. Cha sering ngomelin anti, sering marahin anti, banyak banget salah cha ke anti san. 

Jujur sebenarnya dulu cha pernah benci, marah banget ama anti, sampai-sampai cha gak bisa nahan marah itu lagi. Akhirnya cha cerita ama Aul, anti inget kan waktu cha nangis di halaqoh tahfidz waktu maghrib?
Disitu cha luapin semuanya san, cha berusaha buat gak ketemu anti gak ngelihat anti. Tapi asalkan anti tau sekuat apapun cha benci ama anti sekuat itu pula cha gak bisa jauhin anti, san. Anti yang selalu ngasih cha motivasi, nasehat, dan waktu luang buat cha. Anti memang orang yang berkesan buat cha. Makasih san, makasih buat semuanya.

Ana tau, sebenarnya perpindahan anti bukanlah keinginan anti..ini adalah keinginan orangtua anti..
Ana salut ama anti, salut banget san.
Ana baru nemuin orang kayak anti, biasanya orang-orang pengen pindah dari pondok ini anti malah kebalikannya san. Banggalah anti san, bersyukurlah Allah masih memberikan hidayah kepada anti.
Jangan lupa selalu doain orangtua anti agar diberikan hidayahNya..semoga keluarga anti bisa berpegang teguh dengan manhaj salaf yang insyaAllah adalah jalan yang benar.

Pesan cha terakhir, anti hati-hati diluar sana. Dimanapun sekolah anti mudah mudahan itu yang terbaik buat anti dunia akhirat.
Jangan mudah terpengaruh ama anak-anak luar disana.
Jangan hilangkan kebiasaan baik anti di pondok.
Jangan jadikan diluar menjadi alasan untuk melepas ketakwaan anti.
Jadilah anak yang bisa membanggakan orangtua dunia dan akhirat.
Lanjutkanlah hafalanmu, berikan mahkota terindah untuk kedua orangtuamu kelak di akhirat.

Maaf cha cuma bisa ngasih anti ini. Terimakasih buat nasehat anti selama ini. Doakan kita disini ya san. Good luck, semoga sukses
Uhibbuki fillah yaa ukhty...

4 komentar: